Teks foto: Pelatih dan pemain Thailand U19 memberikan keterangan kepada pers. (Foto: dok. bolahita)
MEDAN || Timnas Thailand U-19 memastikan langkah ke semifinal ASEAN U-19 Boys' Championship 2026 setelah melewati ujian berat melawan Malaysia. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Teladan, Medan, Gajah Perang Muda menang tipis 3-2 berkat gol penentu Tansri dari titik penalti pada menit ke-81. Hasil tersebut mengantarkan Thailand menyapu bersih seluruh pertandingan Grup B sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen. ([AFF][1])
Usai pertandingan, pelatih Thailand U-19, Jukkapant Punpee, mengaku puas dengan karakter yang ditunjukkan para pemainnya. Menurutnya, laga melawan Malaysia menjadi ujian sesungguhnya bagi tim yang sebelumnya tampil dominan saat menghadapi Brunei Darussalam dan Singapura.
"Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Malaysia adalah tim yang sangat baik dan mereka membuat kami bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan," ujar Jukkapant dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Thailand sempat dua kali kehilangan keunggulan dan menutup babak pertama dengan skor 2-2. Situasi tersebut membuat para pemain harus menunjukkan ketenangan di tengah tekanan pertandingan yang berlangsung dalam atmosfer panas Stadion Teladan.
Jukkapant menilai kemampuan timnya untuk tetap fokus setelah kebobolan menjadi faktor utama yang membedakan hasil akhir pertandingan.
"Saya bangga dengan mental para pemain. Mereka tidak panik ketika skor kembali imbang. Mereka terus mengikuti rencana permainan dan percaya bahwa peluang akan datang," kata pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Pelatih yang baru menangani kelompok usia muda Thailand itu juga memberikan apresiasi khusus kepada para pemain belakang yang mampu menjaga keunggulan pada menit-menit akhir ketika Malaysia terus menekan demi mencari gol penyeimbang.
Menurutnya, pertandingan seperti ini sangat penting bagi perkembangan pemain muda karena memberikan pengalaman menghadapi tekanan tinggi yang tidak selalu ditemukan dalam laga biasa.
"Laga seperti ini membantu pemain berkembang. Mereka belajar bagaimana mengelola emosi, menghadapi tekanan, dan tetap bermain sebagai satu tim sampai peluit akhir," ujarnya.
Meski berhasil memastikan tiket semifinal, Jukkapant menegaskan timnya belum mencapai apa pun. Ia meminta para pemain segera melupakan kemenangan atas Malaysia dan mengalihkan fokus ke babak berikutnya.
"Kami senang bisa lolos, tetapi turnamen belum selesai. Mulai sekarang kami harus mempersiapkan diri untuk semifinal. Tidak ada pertandingan yang mudah di level ini," tegasnya.
Kemenangan atas Malaysia melengkapi perjalanan sempurna Thailand di fase grup. Sebelumnya mereka menghancurkan Brunei Darussalam 9-0 dan mengalahkan Singapura 4-0. Dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, Thailand menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perburuan gelar juara ASEAN U-19 Boys' Championship 2026.

Social Header