Breaking News

Wisatawan Tewas Usai Terjatuh ke Laut dari Tebing Apparalang Bulukumba

Jenazah Elmi Febrianti berhasil dievakuasi petugas usai terjatuh ke laut (foto: ist) 

Bulukumba - Liburan di kawasan wisata Tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, berubah menjadi tragedi setelah seorang wisatawan perempuan bernama Elmi Febrianti (20) terjatuh ke laut dan ditemukan meninggal dunia usai pencarian selama sembilan jam.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 Wita. Korban dilaporkan terjatuh saat berada di salah satu spot foto yang berada di ujung tebing Apparalang, lokasi yang kerap menjadi favorit wisatawan untuk mengabadikan momen dengan latar panorama laut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga sedang berswafoto di atas papan kayu yang menjorok ke arah laut ketika gelombang besar datang menghantam area tersebut. Akibatnya, korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut sebelum terseret arus.

Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut korban diduga jatuh setelah diterjang ombak saat berada di tepi tebing.

“Penyebab jatuh diduga karena terkena ombak di pinggir tebing, tepatnya di area spot foto Apparalang,” kata Andi Hasbullah.

Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan korban sempat berada di tengah laut sambil berusaha meminta pertolongan. Namun derasnya ombak dan kondisi tebing yang tinggi membuat proses penyelamatan oleh pengunjung di lokasi tidak dapat dilakukan.

Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan bersama sejumlah unsur terkait langsung melakukan operasi pencarian. Tim menyisir area perairan sekitar lokasi menggunakan perahu karet dan perlengkapan pendukung lainnya.

Setelah melakukan pencarian intensif selama kurang lebih sembilan jam, korban akhirnya ditemukan pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 00.10 Wita. Jenazah ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan jatuh ke laut.

“Korban berhasil ditemukan setelah pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan dan berbagai unsur penyelamat di lokasi kejadian,” ujar Andi.

Usai dievakuasi ke daratan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke destinasi wisata alam, terutama di kawasan tebing dan pesisir yang memiliki potensi gelombang tinggi serta kondisi alam yang dapat berubah sewaktu-waktu.


Sumber: Detik


© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM