venom finisher
Teks foto: Michael Page vs Nursulton Ruziboev panaskan UFC Paris.


LAS VEGAS - Paris kembali menjadi panggung pertarungan elite UFC. Promosi MMA terbesar di dunia resmi memasukkan laga kelas welter antara Michael "Venom" Page dan Nursulton Ruziboev ke dalam kartu UFC Fight Night Paris yang digelar di Accor Arena, Paris, Prancis, pada 5 September 2026 waktu setempat atau Minggu (6/9/2026) mula pagi WIB. 

Pertarungan yang diumumkan UFC Rabu (15/7/2026) waktu setempat ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di luar laga utama karena mempertemukan dua striker eksplosif yang sama-sama sedang berada dalam tren kemenangan. ([MMA 

Page datang dengan nama besar dan pengalaman panjang sebagai salah satu striker paling atraktif dalam dunia MMA. Sementara itu, Ruziboev merupakan salah satu petarung yang tengah naik daun berkat performa impresifnya di UFC.

Pertemuan keduanya menjadi pertaruhan penting bagi posisi di divisi welter. Kemenangan berpotensi membuka jalan menuju lawan yang berada di jajaran 10 besar bahkan perebutan gelar dalam waktu dekat.

Michael "Venom" Page memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Petarung asal Inggris itu dikabarkan tengah menikmati tiga kemenangan beruntun setelah bangkit dari kekalahan sebelumnya.

Dalam beberapa penampilan terakhir, Page menunjukkan versatilitas yang semakin matang. Ia sukses mengalahkan Sharabutdin Magomedov di kelas menengah, kemudian menundukkan Jared Cannonier sebelum kembali ke kelas welter dan mengalahkan Sam Patterson melalui keputusan mutlak.

Rekor profesionalnya kini tercatat 25 kemenangan dan tiga kekalahan, sedangkan catatan UFC-nya menjadi 4-1. 

Keunggulan utama "MVP" tetap berada pada permainan jarak, kecepatan kaki, serta serangan tidak terduga yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khasnya.

Di sisi lain, Nursulton Ruziboev datang dengan modal yang tak kalah mengesankan. Petarung Uzbekistan tersebut memiliki rekor profesional 37 kemenangan, sembilan kekalahan, dan dua hasil imbang, serta membukukan 5-1 sejak bergabung ke UFC.

Ruziboev juga sedang mengoleksi tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan submission yang mengesankan pada penampilan terakhirnya di UFC Baku.

Dengan postur tinggi, jangkauan panjang, dan kemampuan penyelesaian lewat striking maupun submission, Ruziboev menjadi ancaman serius bagi siapa pun di divisi welter.

Secara teknis, laga ini mempertemukan dua striker dengan pendekatan berbeda. Page dikenal sebagai petarung yang sangat mengandalkan footwork, refleks, serta serangan eksplosif dari berbagai sudut. Ia kerap memancing lawan melakukan kesalahan sebelum melancarkan pukulan telak.

Sebaliknya, Ruziboev lebih agresif dalam menekan lawan. Selain memiliki pukulan keras, ia juga sangat nyaman membawa pertarungan ke bawah apabila menemukan celah.

Pertarungan diperkirakan berlangsung dalam tempo tinggi sejak ronde pertama karena keduanya sama-sama memiliki kemampuan mengakhiri laga sebelum bel berbunyi.

Page sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk terus menghadapi lawan-lawan papan atas demi membuktikan dirinya masih layak berada dalam persaingan elite UFC.

"Saya ingin menghadapi petarung terbaik. Itulah tujuan saya berada di UFC," ujar Page mengenai ambisinya terus menanjak di divisi welter. 

Laga ini juga disebut menjadi pertarungan terakhir dalam kontrak UFC yang saat ini dimiliki Page, sehingga kemenangan akan semakin memperkuat posisi tawarnya.

Ruziboev sebelumnya juga menegaskan bahwa dirinya tidak memilih-milih lawan dan siap menghadapi siapa pun yang diberikan UFC.

Momentum tiga kemenangan beruntun membuatnya optimistis mampu mengalahkan Page sekaligus menembus jajaran elite kelas welter. ([Talksport, MMA Mania

Meski bukan laga perebutan gelar, duel ini memiliki arti besar bagi kedua petarung.

Page membutuhkan kemenangan untuk semakin dekat menuju perebutan sabuk juara sebelum memasuki fase baru dalam kariernya. Sementara itu, Ruziboev berpeluang mencetak kemenangan terbesar sepanjang kiprahnya di UFC apabila mampu mengalahkan mantan bintang Bellator tersebut.

Dengan sama-sama membawa modal tiga kemenangan beruntun, pertarungan di Paris dipastikan menjadi salah satu duel yang paling dinantikan pada UFC Fight Night, sekaligus berpotensi menghasilkan penantang baru di divisi welter. 

Sumber: Talksport, MMA Mania