![]() |
| BNNK Pekanbaru saat konferensi pers terkait anak Bupati di Riau positif narkoba (foto: ist) |
Pekanbaru– Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menyatakan seorang anak bupati berinisial AF yang diamankan bersama belasan orang dalam razia narkotika di tempat hiburan malam di Pekanbaru, Riau, dinyatakan positif etomidate dan ganja berdasarkan hasil asesmen terpadu.
Meski demikian, Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Wawan menegaskan AF tidak terbukti menggunakan ganja secara langsung maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
“AF memang positif etomidate dan ganja. Namun untuk ganja, yang bersangkutan tidak menggunakannya secara langsung. Hal itu diperkuat oleh pengakuan dua orang lain yang memakai ganja di lokasi tersebut,” ujar Wawan di Pekanbaru.
Menurut Wawan, hasil pendalaman tim asesmen menemukan dugaan AF terpapar asap ganja saat berada di dalam toilet tempat hiburan malam tersebut. Saat itu, dua orang lain diketahui sedang menghisap ganja di ruangan yang sama.
“Dua tersangka lain memakai ganja di dalam toilet. Setelah itu AF masuk ke ruangan tersebut sehingga kemungkinan terpapar asapnya,” jelasnya.
Wawan mengatakan pihaknya juga telah meminta penjelasan medis terkait kemungkinan seseorang bisa dinyatakan positif ganja hanya karena menghirup asap dalam ruangan tertutup.
“Saya sudah tanyakan kepada dokter apakah seseorang bisa positif karena menghirup asap ganja di ruang tertutup. Ternyata secara medis hal itu memungkinkan terjadi,” katanya.
Selain itu, AF disebut mengaku tidak pernah memakai ganja. Berdasarkan hasil asesmen gabungan dari tim hukum dan tim medis, AF dinyatakan tidak terlibat dalam jaringan narkotika dan masuk kategori pengguna ringan.
“Hasil asesmen menyebutkan yang bersangkutan tidak terlibat jaringan narkotika dan termasuk pengguna tingkat ringan,” ujar Wawan.
BNNK Pekanbaru memutuskan AF menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak empat kali di kantor BNNK Pekanbaru.
Sumber: Metrotvnews

Social Header