MIAMI || Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan pada lanjutan fase grup, Senin (15/6/2026) waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Dua laga di Grup G dan Grup H berakhir tanpa pemenang, namun menyuguhkan cerita yang berbeda. Arab Saudi sukses menahan salah satu unggulan Amerika Selatan, Uruguay, dengan skor 1-1, sementara Iran dan Selandia Baru terlibat duel sengit yang berakhir imbang 2-2.
Bertanding di Miami, Florida, AS, tim Arab Saudi tampil disiplin dan penuh percaya diri menghadapi Uruguay yang datang dengan status favorit. Tim asuhan Georgios Donis bahkan mampu mencuri keunggulan lebih dulu melalui bek tengah Abdulelah Al-Amri.
Gol tersebut lahir dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi sempurna lini belakang Uruguay. Al-Amri dengan sigap menyambar bola muntah dan membawa Green Falcons unggul, membuat para pendukung Arab Saudi bersorak gembira.
Tertinggal satu gol, Uruguay meningkatkan intensitas permainan. Tim racikan Marcelo Bielsa mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan. Federico Valverde menjadi motor serangan dari lini tengah, sementara Darwin Nunez dan Maxi Araujo berusaha membongkar rapatnya pertahanan Arab Saudi.
Penampilan gemilang kiper Mohammed Al-Owais membuat Uruguay frustrasi sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang emas berhasil dimentahkan penjaga gawang berpengalaman tersebut.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Maxi Araujo memanfaatkan bola muntah di depan gawang untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Uruguay terus menekan hingga peluit panjang berbunyi, namun Arab Saudi mampu bertahan dan mengamankan satu poin berharga.
Hasil ini membuat persaingan Grup H semakin terbuka setelah pada laga sebelumnya Spanyol juga ditahan Cape Verde tanpa gol. Arab Saudi membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di turnamen ini, sementara Uruguay harus bekerja lebih keras pada pertandingan berikutnya.
Iran Bangkit Dua Kali, Selandia Baru Gagal Menang
Di Los Angeles, Iran dan Selandia Baru menyuguhkan salah satu pertandingan paling menarik sejauh ini di fase grup. Kedua tim bermain terbuka dan saling membalas gol hingga laga berakhir imbang 2-2.
Selandia Baru dua kali memimpin pertandingan melalui Elijah Just yang tampil luar biasa. Penyerang sayap tersebut memanfaatkan kelengahan pertahanan Iran untuk mencetak dua gol dan membawa All Whites berada di atas angin.
Namun Iran menunjukkan mental kuat. Gol pertama mereka dicetak Ramin Rezaeian yang berhasil menyamakan kedudukan setelah timnya tertinggal. Ketika Selandia Baru kembali unggul, Team Melli kembali merespons lewat gol Mohammad Mohebbi yang memastikan skor menjadi 2-2.
Sepanjang pertandingan, Iran sebenarnya lebih dominan dalam menciptakan peluang. Beberapa kesempatan emas gagal dikonversi menjadi gol kemenangan sehingga mereka harus puas berbagi angka dengan wakil Oseania tersebut.
Laga ini juga berlangsung dalam atmosfer yang unik karena dimainkan di hadapan lebih dari 70 ribu penonton di Los Angeles. Meski diwarnai berbagai isu di luar lapangan, kedua tim tetap mampu menghadirkan pertandingan yang menghibur dan penuh intensitas.
Hasil imbang di dua pertandingan tersebut membuat persaingan di Grup G maupun Grup H masih sangat ketat. Arab Saudi dan Uruguay sama-sama mengoleksi satu poin, begitu pula Iran dan Selandia Baru yang membuka perjalanan mereka dengan hasil seri.
Bagi Arab Saudi dan Selandia Baru, hasil ini terasa seperti kemenangan moral karena berhasil menahan lawan yang secara pengalaman lebih diunggulkan. Sebaliknya, Uruguay dan Iran harus segera menemukan solusi agar tidak kehilangan momentum dalam perebutan tiket ke babak gugur.
Sumber: The Guardian, Reuters, FIFA Match Centre.
Social Header