JAKARTA || Timnas Indonesia menutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Mozambik, Selasa (9/6/2026) tetapi John Herdman menilai Garuda masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki. Pelatih asal Inggris itu memuji kemampuan timnya mengontrol pertandingan dan menghadapi tekanan dari lawan yang mengandalkan transisi cepat.
"Saya pikir dalam periode yang panjang kami mengontrol pertandingan dan menunjukkan kualitas kami. Saya kecewa karena kami tidak mencetak lebih banyak gol, tetapi saya senang melihat tim mampu bertahan saat mendapat tekanan," kata Herdman usai pertandingan.
Menurutnya, Mozambik memberikan ujian berbeda dibanding Oman karena mampu menyerang dan bertahan dengan cepat. Meski demikian, Herdman bangga melihat para pemain mampu melewati tantangan tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Marselino Ferdinan yang tampil lepas sepanjang pertandingan.
"Saya bangga pada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas di lapangan dan menikmati sepak bolanya. Begitu juga dengan Ragnar dan Marselino," ujarnya, melansir video wawancara kanal Youtube Tribunnews, pasca pertandingan.
Meski puas dengan performa tim, Herdman menyoroti penyelesaian akhir yang belum maksimal.
"Ada momen ketika para pemain tampil di level tertinggi, tetapi kami hanya kurang pada penyelesaian akhir. Saya pikir kami seharusnya bisa memastikan kemenangan sejak babak pertama," katanya.
Di sisi lain, Herdman menilai Indonesia kini memiliki fondasi tim yang kuat. Ia memuji Elkan Baggott, Joey Pelupessy, serta soliditas pertahanan yang berawal dari kerja keras para pemain depan.
"Saya pikir Indonesia bisa bersemangat dengan talenta yang kami miliki. Kami punya poros tim yang kuat dan para pemain menunjukkan kualitas mereka," ujar Herdman.
Kemenangan atas Mozambik sekaligus melanjutkan tren positif Indonesia setelah sebelumnya mengalahkan Oman. Herdman menyebut dua kemenangan beruntun atas tim dengan peringkat FIFA lebih tinggi sebagai modal penting, namun menegaskan Garuda harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras menghadapi agenda berikutnya pada September dan Oktober.

Social Header