![]() |
| Rekaman CCTV aksi percobaan penculikan di PIK (foto: ist) |
Jakarta – Seorang pria lanjut usia berinisial GH (70) berhasil menggagalkan upaya penculikan yang terjadi saat dirinya sedang berolahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Korban selamat setelah memberikan perlawanan sengit hingga bergulat dengan pelaku di tengah jalan.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada 16 Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB dan telah dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh keluarga korban.
“Polsek Metro Penjaringan mendapatkan laporan polisi terkait dugaan percobaan penculikan dan atau penganiayaan yang terjadi pada tanggal 16 Mei pada pukul 06.55 WIB. Pihak keluarga korban juga sudah membuat laporan polisi ke Polsek Penjaringan,” ujar Sampson, Minggu (14/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman kamera pengawas (CCTV), korban yang sedang berjalan kaki untuk berolahraga tiba-tiba diikuti sebuah mobil berwarna putih. Tak lama kemudian, salah seorang pelaku turun dari kendaraan dan berusaha memaksa korban masuk ke dalam mobil.
“Korban seorang laki-laki atau bapak-bapak yang kita lihat ada rekaman CCTV-nya, bahwa ada satu unit mobil mengikuti korban, lalu turun satu orang pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil,” katanya.
Namun, korban tidak tinggal diam. GH melawan dengan sekuat tenaga sehingga terjadi aksi tarik-menarik dan pergulatan antara korban dengan pelaku. Keduanya bahkan sempat terjatuh hingga terbanting ke aspal.
“Pelaku berusaha menarik korban, memaksa untuk mengajak masuk mobil, sampai pelaku dan korban bergelut, korban dan pelaku juga jatuh,” ungkap Sampson.
Teriakan korban yang meminta pertolongan warga membuat para pelaku panik dan akhirnya melarikan diri sebelum berhasil menjalankan aksinya.
Dari hasil analisis CCTV, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh lebih dari dua orang yang tergabung dalam satu kelompok. Saat ini, dua pelaku telah berhasil diidentifikasi dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
“Dari hasil penyelidikan dan menyusuri CCTV, dua orang pelaku sudah teridentifikasi dan saat ini sedang dalam pengembangan kasus dan pengejaran,” jelasnya.
Polisi juga telah memeriksa korban untuk mendalami kemungkinan adanya motif tertentu, seperti persoalan utang piutang maupun dendam pribadi. Namun sejauh ini, korban mengaku tidak mengenali para pelaku dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun.
“Korban tidak mengenal pelaku. Tidak pernah ada masalah, tidak pernah punya musuh, dan selama ini hidup baik-baik saja,” ujar Sampson.
Menurut polisi, korban juga bukan seorang pengusaha atau tokoh yang memiliki risiko tinggi menjadi sasaran penculikan. GH diketahui bekerja sebagai karyawan swasta.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik percobaan penculikan tersebut sembari memburu para pelaku yang terlibat.
“Motif dan yang lainnya masih kita dalami. Semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap dan menangkap para pelaku ini,” pungkas Sampson.
Sumber: Kompas

Social Header