DELI SERDANG || Kemenangan meyakinkan atas Myanmar menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Timnas Indonesia U-19 jelang laga kedua Grup A ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026. Garuda Muda kini mengalihkan fokus menghadapi Timor Leste dalam pertandingan yang akan berlangsung Kamis (4/6/2026) dengan kickoff pukul 20.00 WIB.
Tiga poin dari laga pembuka bukan hanya mengangkat posisi Indonesia di klasemen sementara ke peringkat pertama Grup A, tetapi juga menjadi modal penting bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk melanjutkan tren positif di turnamen yang digelar di Sumatera Utara, Deli Serdang tersebut.
Meski menang telak 3-0 atas Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam, Nova memilih tidak cepat berpuas diri. Pelatih Garuda Muda itu justru melihat masih banyak hal yang perlu dibenahi sebelum menghadapi lawan berikutnya.
“Pertandingan pertama tentu tidak akan mudah bagi kami. Sangat syukuri hasil ini. Tapi isi pertandingan hari ini masih jauh dari yang kami harapkan,” ujar Nova Arianto usai pertandingan.
Nova menilai para pemain masih terlihat tegang, terutama karena banyak di antara mereka baru merasakan atmosfer pertandingan internasional resmi. Minimnya pengalaman membuat kepercayaan diri pemain belum sepenuhnya muncul sepanjang laga.
“Saya sangat memahami ini karena ini merupakan pertandingan internasional mereka yang pertama. Sehingga banyak yang belum percaya diri. Kita harapkan ini menjadi pelajaran untuk bisa lebih baik menghadapi Timor Leste di laga kedua nanti,” katanya.
Di atas lapangan, Indonesia sebenarnya tampil cukup dominan saat menghadapi Myanmar. Sejak awal pertandingan, Garuda Muda langsung mengambil inisiatif serangan dan berusaha membongkar pertahanan lawan yang bermain disiplin.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-37 melalui Arkhan Kaka. Penyerang muda Indonesia itu berhasil memanfaatkan bola liar di depan kotak penalti sebelum menuntaskannya menjadi gol pembuka. Keunggulan Indonesia bertahan hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, tekanan Indonesia semakin meningkat. Pergantian pemain yang dilakukan Nova terbukti efektif setelah Dimas Wicaksono tampil sebagai pembeda.
Pemain pengganti itu menggandakan keunggulan Indonesia pada menit ke-76, sebelum kembali mencetak gol pada menit ke-87 untuk memastikan kemenangan telak 3-0.
Hasil tersebut menjadi bekal berharga sebelum menghadapi Timor Leste. Di atas kertas, Indonesia lebih diunggulkan, terlebih Timor Leste baru saja menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga pembuka di Stadion Teladan Medan.
Namun, Nova tampaknya tak ingin anak asuhnya terlena. Evaluasi tetap menjadi perhatian utama agar permainan Indonesia semakin matang saat memasuki fase krusial penyisihan grup.
Sementara itu, pencetak gol pembuka Indonesia, Arkhan Kaka, mengingatkan bahwa kemenangan atas Myanmar merupakan hasil kerja kolektif tim, sekaligus bahan evaluasi menghadapi pertandingan berikutnya.
“Yang pasti ini berkat kerja keras seluruh tim dan ini juga menjadi evaluasi bagi kami agar lebih baik di laga kedua nanti,” ujar Arkhan.
Laga melawan Timor Leste diperkirakan menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk mengamankan kemenangan kedua sekaligus menjaga peluang finis di puncak klasemen Grup A sebelum duel panas melawan Vietnam.

Social Header