Breaking News

Qatar Imbangi Swiss Lewat Balasan di Ujung Laga, Skotlandia Raih Tiga Poin Bersejarah

swiss qatar
Foto ilustrasi

CALIFORNIA || Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan drama pada pertandingan Grup B dan Grup C, Sabtu (13/6/2026) waktu setempat atau Minggu (14/6/2026 WIB. Swiss harus menelan kekecewaan setelah kemenangan atas Qatar yang sudah di depan mata sirna pada menit-menit akhir, sementara Skotlandia membuka kampanye mereka dengan kemenangan bersejarah atas Haiti.

Pada laga Grup B di Levi's Stadium, Santa Clara, Swiss ditahan Qatar 1-1 dalam pertandingan yang penuh drama. Tim Eropa itu sebenarnya tampil dominan sejak awal laga dan menciptakan banyak peluang berbahaya. Breel Embolo membawa Swiss unggul melalui titik putih pada menit ke-17 setelah Remo Freuler dilanggar kiper Mahmoud Abunada di kotak terlarang.

Setelah unggul, Swiss terus mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka melepaskan 26 percobaan ke gawang dan beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat skor tetap bertahan 1-0 hingga memasuki masa tambahan waktu.

Ketika kemenangan tampak sudah dalam genggaman, Qatar justru menciptakan kejutan. Pada menit ke-94, kapten Boualem Khoukhi menyambut umpan silang Homam Ahmed dengan sundulan yang gagal diantisipasi pertahanan Swiss. Gol tersebut membuat para pemain Qatar merayakan hasil bersejarah karena menjadi poin pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.

Hasil imbang itu membuat persaingan Grup B langsung terbuka lebar. Setelah Kanada dan Bosnia-Herzegovina juga bermain imbang pada laga sebelumnya, seluruh tim di grup tersebut kini sama-sama mengoleksi satu poin.

Sementara itu, di Grup C, Skotlandia sukses meraih kemenangan 1-0 atas Haiti di Gillette Stadium, Foxborough. Tiga poin tersebut terasa istimewa karena menjadi kemenangan pertama Skotlandia di putaran final Piala Dunia dalam lebih dari tiga dekade.

Gol tunggal pertandingan lahir pada menit ke-28 melalui John McGinn. Gelandang Aston Villa itu memaksimalkan sebuah serangan cepat yang melibatkan Che Adams dan Ben Doak sebelum bola berbelok arah dan bersarang ke gawang Haiti. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh duel fisik.

Meski diunggulkan, Skotlandia tidak menjalani pertandingan dengan mudah. Haiti memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mampu menekan lini pertahanan lawan. Namun pengalaman dan organisasi permainan yang lebih baik membuat pasukan Steve Clarke mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan tersebut membawa Skotlandia memuncaki Grup C dengan tiga poin, unggul atas Brasil dan Maroko yang bermain imbang 1-1 beberapa jam sebelumnya. Hasil itu juga menjadi modal berharga sebelum mereka menghadapi tantangan yang lebih berat pada laga berikutnya.

Sumber: Reuters, AP, The Guardian, Sky Sports, Opta Analyst, Times of India.

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM