Breaking News

Rumah Sakit Internasional Layani BPJS, Bobby Nasution Siapkan Layanan Kesehatan Modern di Medan

(Teks Fotr: (Gubernur Sumut, Bobby Nasution bersama Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy saat membahas layanan kesehatan modern. Foto: Diskominfo Provsu)

MEDAN || Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mempercepat penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah besar yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Kota Medan yang tetap melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama pimpinan organisasi perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah, serta jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Dalam rapat itu, Bobby Nasution menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh sebelum proyek dijalankan. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga kelengkapan fasilitas kesehatan, alat medis, tenaga kesehatan profesional, hingga kualitas pelayanan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Rumah sakit yang dirancang ini diharapkan menghadirkan suasana pelayanan yang nyaman, modern, dan berkelas, dengan standar fasilitas yang menyerupai layanan hotel berbintang lima.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy, menjelaskan pembangunan rumah sakit akan dilakukan melalui skema kerja sama antara pemerintah dan swasta menggunakan sistem Kerja Sama Operasional (KSO).

Menurut Faisal, model kerja sama tersebut dipilih karena dinilai lebih efektif dalam mempercepat operasional rumah sakit sekaligus mengurangi risiko dalam pengelolaan manajemen dan sumber daya manusia.

“Dengan sistem KSO, pemerintah tidak perlu membangun kapasitas operasional dari awal. Operasional bisa berjalan lebih cepat, risiko manajemen lebih terkendali, aset tetap milik pemerintah, dan mutu layanan dapat dipertahankan,” ujarnya.

Proyek ini melibatkan kolaborasi sejumlah pihak, yakni PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara, RS Haji Medan, RS Mitra atau RS An-Nisa, serta PT Bank Sumut.

Dalam skema operasionalnya, PT Dirga Surya akan menyediakan aset pendukung, RS Mitra mengelola layanan operasional sesuai standar profesional, sementara RS Haji Medan bertanggung jawab memastikan kualitas layanan, tata kelola, dan keberlanjutan rumah sakit.

Faisal menegaskan bahwa rumah sakit tersebut memang diproyeksikan untuk memberikan layanan kesehatan berstandar internasional bagi masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.

“Tujuan utamanya adalah menghadirkan layanan kesehatan terpadu, berkualitas tinggi, berkelanjutan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan daerah,” katanya.

Berdasarkan rencana awal, rumah sakit akan dibangun setinggi enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur. Fasilitasnya akan dilengkapi layanan kesehatan modern serta didukung tenaga medis dan tenaga kesehatan yang kompeten.

Lokasi pembangunan berada di kawasan strategis pusat Kota Medan, berdekatan dengan dua rumah sakit internasional lain yang hingga kini belum melayani pasien BPJS Kesehatan.

Kehadiran rumah sakit ini diharapkan menjadi terobosan baru bagi sektor kesehatan di Sumatera Utara, dengan menghadirkan layanan medis berstandar internasional yang tetap membuka akses luas bagi masyarakat melalui BPJS Kesehatan.

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM