Langkat || Tokoh Pemuda Langkat mengapresiasi peran Bupati Langkat H.Syah Afandin SH, dalam proses perdamaian antara Japet Imanta Bangun dan anaknya L (viral siswi Langkat jadi tersangka usai bela ayahnya) dengan Indra Putra Bangun.
"Alhamdulillah, islah tercapai antara kedua belah pihak, tentu ini capaian luar biasa, dimana kita tahu kasus viral ini sudah sampai ke Jakarta, bahkan DPR RI komisi 3 juga sudah memberi atensi. Saya selaku anak muda, putra daerah memuji peran Bupati Langkat, beliau sigap di tengah kemelut masalah ini," sebut Tokoh Pemuda Langkat Muhammad Gusti S.Sos, MAP, Senin (20/4/2026).
Gusti menambahkan, kehadiran Bang Ondim (sapaan akrab Syah Afandin) langsung membawa kesejukan bagi warganya terutama buat keluarga yang bertikai
"Kehadiran Bupati membuat kedua belah pihak sepakat berdamai, dan menegaskan peran Bupati sangat besar bagi kerukunan antar warga," tambahnya.
Dosen Fisip UMSU ini pun berharap, kasus seperti ini tidak terulang kembali di tengah-tengah warga khususnya di wilayah hukum Polres Langkat.
"Mari sama-sama kita ciptakan kondisi aman, damai dan kondusif, sehingga bumi Langkat terjauhkan dari gangguan konflik sosial maupun perpecahan di antara kita semua," ungkap mahasiswa Doktor Kebijakan Publik UMJ Jakarta ini.
Senada disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Langkat (PB HIMALA) Muhammad Wahyu Hidayah, SH, langkah Bupati Langkat sebagai cerminan kepemimpinan yang solutif dan merangkul.
“Bupati Langkat hadir bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi sebagai kunci perdamaian yang mampu menjembatani perbedaan. Keteladanan beliau menjadi pesan penting bagi semua pihak,” ungkapnya.
Momentum ini, kata dia, menegaskan bahwa kepemimpinan yang kuat tidak hanya ditunjukkan melalui kewenangan, tetapi juga melalui ketulusan, kesederhanaan, dan keberanian untuk hadir setara di tengah masyarakat.
"Dalam suasana tanpa sekat itulah, akhirnya perdamaian dapat benar-benar terwujud," ungkapnya.(fan)
Social Header