Breaking News

Sumut Dorong Rumah Sakit Internasional, Fokus Penguatan SDM dan Teknologi Medis

Teks foto: Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Dhirga Surya Sumatera Utara dan PT Murni Sadar Tbk (RS Murni Teguh) terkait rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Sumatera Utara, yang disaksikan jajaran Pemerintah Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (19/6/2026).. (Foto: Diskominfo Sumut)

MEDAN || Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui PT Dhirga Surya Sumatera Utara bersama PT Murni Sadar Tbk resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Sumatera Utara. Proyek ini tidak hanya menitikberatkan pada infrastruktur kesehatan, tetapi juga penguatan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi medis modern sebagai kunci utama peningkatan layanan kesehatan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut disaksikan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sumut serta Dinas Kesehatan Sumut, menandai langkah awal menuju kerja sama strategis pembangunan fasilitas kesehatan berstandar global.

Dari berbagai poin kerja sama, aspek paling krusial yang menjadi sorotan adalah peningkatan kapasitas tenaga medis serta transfer teknologi kesehatan internasional. Program ini dinilai menjadi fondasi utama agar rumah sakit yang dibangun tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga unggul dalam layanan medis.

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Mutiara, menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM kesehatan menjadi prioritas utama dalam proyek ini.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus berobat ke luar negeri. Melalui penguatan sumber daya manusia, teknologi, dan kolaborasi yang baik, cita-cita ini bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga akan melibatkan pelatihan tenaga medis secara berkelanjutan serta kolaborasi dengan tenaga ahli dari luar negeri untuk meningkatkan kompetensi rumah sakit di Sumut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menegaskan bahwa MoU ini merupakan langkah awal menuju Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam waktu enam bulan ke depan.

Menurutnya, pembangunan rumah sakit internasional ini harus dibarengi dengan kesiapan SDM dan sistem layanan yang benar-benar matang agar dapat bersaing secara global.

Ia juga menyoroti potensi besar arus pasien Sumut yang selama ini banyak memilih berobat ke luar negeri, sehingga perlu dialihkan ke fasilitas kesehatan dalam daerah yang lebih berkualitas.

Direktur Utama PT PT Dhirga Surya Sumatera Utara, Ari Wibowo, menyampaikan optimisme bahwa proyek ini dapat segera memasuki tahap implementasi.

“Kami menyambut gembira kerja sama ini. Harapan kami, dalam enam bulan ke depan seluruh persyaratan, kajian, dan administrasi dapat diselesaikan sehingga bisa segera ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan rumah sakit ini berjalan tepat waktu dan sesuai target.

Pemerintah dan mitra kerja sama berharap rumah sakit internasional ini nantinya menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di Sumatera Utara. Selain meningkatkan kualitas layanan, proyek ini juga diharapkan mampu menekan angka “medical tourism” ke luar negeri dan menghemat devisa masyarakat.

Dengan fokus pada SDM, teknologi medis, dan kolaborasi global, Sumut menargetkan hadirnya fasilitas kesehatan yang benar-benar mampu bersaing di level internasional dan menjadi kebanggaan daerah.

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM