Jembatan Sungai Berkail yang menghubungkan jalan lingkar, terletak di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jong Jong. (Langkatproject/ist) LANGKAT | Pembangunan jalan lingkar sepanjang 15 kilometer di Kecamatan Bahorok, Langkat, menjadi prioritas setelah dibahas melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan.
Camat Bahorok Dameka Putra, Senin (15/2) mengatakan, pengaspalan jalan lingkar yang diusulkan dimulai dari simpang Empus melewati Desa Simpang Pulau Rambung, Laudamak, Ujung Bandar, Desa Batu Jong Jong hingga simpang 4 Bahorok.
"Jalan lingkar itu kita prioritaskan dan telah diusulkan di Musrenbang dengan panjang 15 Km. Perbaikan satu jembatan di Bahorok juga masuk prioritas," ungkap Dameka.
Dameka menjelaskan, jalan lingkar tersebut memiliki panjang 28 Km dan sudah diaspal 13 Km. Sehingga tersisa15 Km. "Semoga sisanya itu dapat segera diaspal melalui pengusulan kami di Musrenbang kecamatan pada 10 Februari 2021," harapnya.
Sedangkan perbaikan jembatan yang diusulkan, sambung Eka, yakni jembatan Sungai Berkail. "Jembatan ini menghubungkan jalan lingkar, terletak di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jong Jong," bebernya.
Selain pengusulan Musrenbang, sebut Dameka, perbaikan jembatan ini juga diusulkan melalui hasil reses anggota DPRD Langkat dari Fraksi Golkar, Sri Bana PA pada 30 Januari 2021 lalu.
"Saat kami melaksanakan Musrenbang tingkat Kecamatan, Ibu Sri Bana juga hadir," sebutnya.
Sementara Kadis PU PR Langkat, Subianto, saat diminta tanggapannya mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pembangunan jalan secara bertahap dan melihat dari prioritas.
"Jadi terkait jalan di Bahorok itu, akan diupayakan untuk dibangun secepatnya. Sebab dari hasil peninjauan tim, jalan Lingkar termasuk prioritas. Jalan itu akan kita bangun secara bertahap, sesuai kemampuan APBD kita," ujarnya. (yan/red)
Social Header