Langkat || Puluhan siswa dan guru ngaji terdampak banjir menerima bantuan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Sabtu (14/2/2026).
BANTUAN: Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menyarhkan bantuan anak sekolah dari Baznas Kota Bandung di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Sabtu (14/2/2026).
Anggota Baznas Langkat Rismandianto Karo-karo, menyampaikan, bahwa pendistribusian ZIS Tahun 2026 menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Baznas dalam kemaslahatan umat.
“Pendistribusian ZIS Tahun 2026 ini adalah bentuk komitmen bersama pemerintah dan Baznas untuk terus berkolaborasi dalam kemaslahatan umat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi, bantuan dari Baznas Kota Bandung sebesar Rp50.000.000 yang diperuntukkan bagi perlengkapan sekolah dan bantuan tunai kepada 80 siswa masing-masing sebesar Rp300.000 serta 40 guru ngaji masing-masing sebesar Rp400.000.
Selain itu, Baznas Langkat juga memberikan bantuan satu unit bedah rumah kepada Susilawati, warga Desa Tamaran, Kecamatan Hinai dan satu unit kursi roda kepada penerima manfaat.
Kemudian, sebanyak 250 kilogram beras kepada 50 penyandang disabilitas, masing-masing menerima 5 kilogram beras.
Dalam momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Langkat bersama Baznas Langkat juga dipercaya sebagai perpanjangan tangan dari Kitabisa berupa 100 paket mukena, sarung, tikar dan perlengkapan ibadah lainnya. Bantuan tersebut sebelumnya telah diserahkan kepada para penerima manfaat.
Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Langkat, Kitabisa dan Baznas Kota Bandung atas bantuan yang diberikan. Momentum ini menjadi penguat bagi kita untuk terus bergotong royong membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, zakat, infak dan sedekah yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya para siswa dan guru ngaji yang terdampak bencana banjir.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.(fan)
Social Header