ROMA || Peluang Carlo Ancelotti kembali menangani Timnas Italia dipastikan tertutup. Pelatih berusia 67 tahun itu menolak pendekatan yang dilakukan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) karena memilih tetap berkomitmen bersama Timnas Brasil.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini. Ia mengungkapkan bahwa Ancelotti merupakan sosok pertama yang dihubungi dalam proses pencarian pelatih baru Gli Azzurri sebelum federasi kemudian membuka komunikasi dengan Pep Guardiola.
Ancelotti, yang masih terikat kontrak jangka panjang bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), menyampaikan kepada FIGC bahwa dirinya belum memiliki keinginan meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Selecao.
Menurut laporan media Brasil Ge Globo, federasi Italia sempat menanyakan rencana masa depan Ancelotti, termasuk kemungkinan melepas kontraknya. Namun mantan pelatih AC Milan, Real Madrid, Chelsea, Bayern Munchen, Paris Saint-Germain, dan Napoli itu menegaskan ingin melanjutkan proyek bersama Brasil. Ia dijadwalkan kembali ke Brasil pada Agustus untuk mempersiapkan agenda tim nasional berikutnya.
Maldini Akui Italia Menghubungi Ancelotti dan Guardiola
Paolo Maldini tidak menampik bahwa FIGC sengaja membidik pelatih-pelatih elite dunia demi membangkitkan kembali kejayaan Italia setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Maldini mengatakan, Carlo Ancelotti menjadi nama pertama yang dihubungi untuk diajak bergabung menjadi pelatih timnas Italia sebelum federasi menjajaki peluang merekrut Pep Guardiola.
"Kami tidak bisa memberikan informasi mengenai apa yang sedang terjadi, tetapi saya bisa mengatakan bahwa kami juga berbicara dengan Ancelotti sebelum berbicara dengan Pep Guardiola. Rasanya tepat memulai dari mereka yang kami anggap sebagai pelatih terbaik di dunia, lalu melihat ketersediaannya," ujar Maldini.
Maldini juga berharap proses pencarian pelatih baru tidak berlangsung terlalu lama, meski federasi tetap ingin mendapatkan sosok yang benar-benar sesuai dengan proyek jangka panjang mereka.
"Hal terbaik adalah mengumumkan pelatih baru pekan ini. Namun, kami juga harus menunggu orang yang benar-benar kami inginkan," kata Maldini.
Ancelotti Fokus Penuh Bersama Brasil
Penolakan Don Carlo, julukan Carlo Ancelotti sebagai pelatih timnas Italia bukan semata karena faktor finansial, melainkan komitmennya terhadap proyek yang sedang dibangun bersama Timnas Brasil. Pelatih asal Italia itu disebut telah memberi tahu CBF mengenai pendekatan dari negaranya dan memilih tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Selecao. Sikap tersebut membuat FIGC harus mengalihkan perhatian kepada kandidat lain.
Guardiola Jadi Kandidat Terkuat
Dengan Ancelotti tidak tersedia, nama Pep Guardiola kini menjadi kandidat utama untuk mengisi kursi pelatih Timnas Italia. Mantan manajer Manchester City itu memang sedang tidak terikat dengan klub mana pun sehingga menjadi opsi paling menarik bagi FIGC.
Meski demikian, proses negosiasi belum mencapai kata sepakat. Sejumlah laporan menyebut masih terdapat beberapa aspek yang harus diselesaikan sebelum keputusan akhir diumumkan. Selain Guardiola, beberapa nama lain seperti Antonio Conte, Andrea Pirlo, dan Roberto Mancini juga masuk dalam radar federasi jika negosiasi dengan pelatih asal Spanyol tersebut tidak membuahkan hasil.
Italia berharap dapat segera menunjuk pelatih anyar untuk memulai proyek kebangkitan setelah kembali gagal tampil di Piala Dunia. Federasi menilai kehadiran pelatih kelas dunia menjadi langkah penting untuk mengembalikan Gli Azzurri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola internasional.
Sumber: Reuters, Globo.

Social Header