![]() |
| Wali Kota Medan, Rico Waas memantau kondisi terakhir pasca ledakan Grand Polonia Medan, Selasa (21/7/2026). (Foto : ist) |
LPC-ONLINE.COM - Pemko Medan mengerahkan alat berat untuk mempercepat evakuasi korban ledakan di Perumahan Grand Polonia, Selasa (21/7/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung ke lokasi memastikan penanganan berjalan maksimal.
Hingga Selasa siang, dua korban masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun reruntuhan. Sementara satu korban meninggal, istri pemilik rumah, telah ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB.
"Fokus kita saat ini adalah pencarian korban. Dari data yang kami terima, awalnya terdapat enam orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Sampai saat ini masih ada dua orang lagi yang menjadi fokus pencarian kami," kata Rico.
Rico menjelaskan dari enam korban, seorang balita dan seorang kurir berhasil selamat dan masih menjalani perawatan. Dua korban lain masih dalam pencarian.
Menurutnya evakuasi tidak bisa dilakukan manual karena kondisi bangunan hancur berat dan berisiko bagi petugas. Karena itu bagian depan bangunan harus dibersihkan dulu menggunakan alat berat.
"Bagian depan bangunan harus dibersihkan terlebih dahulu menggunakan alat berat agar proses pencarian dapat dilakukan dengan lebih aman," ujarnya.
Selain alat berat, Pemko juga menyiagakan ambulans dan tim medis di lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan korban maupun petugas.
"Ambulans dan tenaga kesehatan tetap siaga di lokasi apabila ada kebutuhan penanganan medis," katanya.
Terkait penyebab ledakan, Rico menyebut indikasi awal kebocoran gas, namun menunggu hasil resmi dari Puslabfor.
"Indikasi awal memang mengarah pada adanya kebocoran gas. Tetapi nanti Puslabfor yang akan menjelaskan secara lebih detail apa penyebab pastinya," pungkasnya.
Penanganan rumah-rumah warga yang terdampak akan diputuskan setelah proses pencarian selesai. (Dicky)

Social Header