Breaking News

Eko Purdjianto Akui Port FC Lebih Baik, PSMS Medan Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Persebaya

psms port fc
Teks foto: Pemain bertahan PSMS Medan, Azis Hutagalung mencoba melewati pemain Port FC. (Foto: Instagram/official_psmsmedan)

SURABAYA || PSMS Medan memetik pelajaran penting dari laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 setelah takluk 0-2 dari Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026). Kekalahan dari juara bertahan turnamen itu tak membuat pelatih Eko Purdjianto larut dalam hasil negatif. Sebaliknya, ia menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh demi tampil lebih siap saat menghadapi Persebaya Surabaya.

Port FC tampil dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mengamankan tiga poin berkat gol Shimura Noboru pada menit ke-16 serta Al Sabhi Isham pada menit ke-53. Wakil Thailand itu sebenarnya memiliki kesempatan memperlebar keunggulan melalui titik penalti pada menit ke-75, tetapi tendangan Ruan Ribeiro gagal menemui sasaran sehingga skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Eko lebih dulu menyampaikan apresiasi kepada para pendukung PSMS yang tetap memberikan dukungan penuh kepada tim meski harus mengawali turnamen dengan kekalahan.

"Yang pertama apresiasi buat suporter PSMS, alhamdulillah. Lawan pertama dengan tim juara tahun lalu. Dan ini sangat berharga sekali buat kita. Pertandingan pertama di pre-season, di turnamen yang luar biasa," kata Eko.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia tersebut mengakui kualitas permainan Port FC memang berada di atas PSMS pada pertandingan itu. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat penting sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

"Yang pasti ke depannya kita evaluasi. Kita akui keunggulan Port FC. Kita akan berbenah untuk pertandingan kedua," ujarnya.

Fokus PSMS kini langsung beralih ke duel menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya. Eko memastikan tim pelatih akan mengevaluasi performa pemain sekaligus mempertimbangkan perubahan komposisi skuad agar tampil lebih kompetitif.

"Tadi saya katakan kita berbenah untuk match kedua lawan Persebaya. Kita tahu Persebaya juga klub kuat, apalagi main di home. Kita juga ada beberapa pemain yang perlu kita mainkan. Yang pasti pertandingan kedua nanti kita akan menampilkan komposisi pemain terbaik yang ada sekarang untuk menghadapi Persebaya," tegasnya.

Bek asing PSMS, Angelo Meneses, memiliki pandangan serupa. Pemain asal Portugal itu menilai duel melawan Port FC memberikan pengalaman berharga bagi tim meski hasil akhir tidak berpihak kepada Ayam Kinantan.

"Port memiliki pemain-pemain yang bagus, tapi kami mencoba bertarung dengan mereka. Saya rasa ada ruang yang kita mainkan dengan baik. Jadi kita ambil pelajaran untuk ke depan, ini pramusim, saya rasa ini berjalan baik, kami perlu melanjutkan untuk (persiapan) Liga 2," katanya.

Angelo juga mengaku menikmati atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo yang dipenuhi ribuan suporter. Menurutnya, suasana seperti itu menjadi motivasi tersendiri bagi setiap pesepak bola profesional.

"Tentu saja Persebaya adalah tim yang sangat bagus dengan dukungan suporter yang sangat besar. Namun bagi kami, selalu menjadi sebuah kehormatan bisa datang dan bermain di Surabaya. Kotanya bagus, stadionnya bagus, timnya juga sangat kuat, begitu juga fasilitasnya. Sebagai pemain, inilah suasana yang selalu kami inginkan," ujarnya.

Ia optimistis pertandingan melawan klub-klub kuat selama pramusim akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan permainan PSMS menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

"Bermain di stadion yang penuh suporter dan menghadapi tim-tim yang sangat bagus adalah pengalaman yang membuat kami berkembang. Saya yakin pertandingan nanti akan berlangsung menarik di stadion yang luar biasa dengan dukungan banyak suporter," katanya.

Port FC Dominan Sejak Menit Awal

Port FC langsung menunjukkan kualitasnya sejak laga dimulai. Tim asuhan Sarawut Treephan tampil agresif dengan penguasaan bola yang rapi serta pressing tinggi sehingga PSMS lebih banyak dipaksa bertahan.

Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika Shimura Noboru sukses memaksimalkan peluang di depan gawang untuk membawa Port FC unggul 1-0.

PSMS berusaha memberikan respons melalui serangan balik cepat. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum cukup efektif untuk menembus disiplin lini pertahanan wakil Thailand tersebut.

Memasuki babak kedua, Port FC kembali meningkatkan intensitas permainan. Dominasi mereka berbuah gol kedua pada menit ke-53 melalui penyelesaian Al Sabhi Isham yang membuat keunggulan bertambah menjadi 2-0.

Kesempatan emas untuk memperbesar skor datang pada menit ke-75 setelah Port FC memperoleh hadiah penalti. Namun, Ruan Ribeiro gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor sehingga PSMS terhindar dari kebobolan gol ketiga.

Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tetap bertahan. Port FC pantas mengamankan kemenangan berkat penampilan yang lebih efektif dan konsisten sepanjang laga, sementara PSMS membawa pulang banyak catatan evaluasi untuk memperbaiki performa sebelum menghadapi Persebaya Surabaya pada pertandingan berikutnya di Grup B Piala Presiden 2026, Rabu (29/6/2026) pukul 19.30 WIB. 

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM