ABU DHABI – Magomed Ankalaev menandai kebangkitannya di UFC dengan kemenangan meyakinkan atas Bogdan Guskov pada partai utama UFC Fight Night Abu Dhabi di Etihad Arena, Sabtu (25/7/2026). Petarung asal Dagestan itu mengakhiri duel lewat kemenangan technical knockout (TKO) pada ronde kelima, sekaligus menghidupkan kembali peluangnya untuk merebut sabuk juara kelas berat ringan.
Laga ini menjadi penampilan penting bagi Ankalaev setelah sempat kehilangan gelar juara dari Alex Pereira pada 2025. Menghadapi Guskov yang masuk sebagai pengganti Khalil Rountree Jr. dalam waktu singkat, Ankalaev tampil tenang dan menjalankan strategi dengan disiplin hingga akhirnya memaksa wasit menghentikan pertandingan pada menit 2:41 ronde kelima.
Sejak bel berbunyi, Ankalaev langsung mengambil kendali. Ia mengandalkan jab yang akurat, tendangan ke kaki, serta pukulan tangan kiri untuk menjaga jarak dan merusak ritme lawan. Sementara itu, Guskov beberapa kali mencoba melancarkan serangan keras, tetapi rapatnya pertahanan Ankalaev membuat sebagian besar pukulannya gagal mengenai sasaran.
Memasuki ronde ketiga, dominasi petarung berusia 34 tahun itu semakin nyata. Ankalaev terus menekan dengan kombinasi pukulan ke kepala dan badan yang memaksa Guskov lebih banyak bertahan. Tekanan tanpa henti tersebut perlahan menguras stamina petarung asal Uzbekistan itu.
Momentum penentuan hadir pada ronde kelima. Ankalaev meningkatkan agresivitasnya dengan rentetan pukulan yang membuat Guskov kehilangan keseimbangan di dekat pagar oktagon. Melihat Guskov tidak lagi mampu memberikan perlawanan berarti, wasit langsung menghentikan pertarungan dan menetapkan Ankalaev sebagai pemenang melalui TKO.
Hasil ini sekaligus mengakhiri tren positif Guskov yang sebelumnya mencatat lima kemenangan beruntun di UFC. Di sisi lain, Ankalaev kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kandidat terkuat dalam persaingan menuju perebutan gelar kelas berat ringan.
Usai pertandingan, Ankalaev mengaku lega karena berhasil bangkit dari kekalahan yang sempat membuatnya kehilangan sabuk juara.
"Saya merasa sangat senang bisa kembali menang. Kekalahan terakhir mengajarkan banyak hal kepada saya dan membuat saya menjadi petarung yang lebih baik," ujar Ankalaev dalam wawancara seusai laga.
Ia juga memberikan penghormatan kepada Guskov yang bersedia menerima pertarungan sebagai lawan pengganti dalam waktu singkat.
"Terima kasih kepada Bogdan karena menerima pertarungan ini. Dia petarung yang tangguh dan menunjukkan hati seorang pejuang," kata Ankalaev.
Tak berhenti di situ, Ankalaev menegaskan bahwa targetnya tetap sama, yakni kembali mengenakan sabuk juara UFC.
"Saya siap menghadapi siapa pun yang ada di depan saya. Tujuan saya hanya satu, merebut kembali gelar juara," tegasnya.
Kemenangan di Abu Dhabi menjadi sinyal bahwa Ankalaev telah kembali ke performa terbaiknya. Dengan penyelesaian impresif atas Guskov, peluangnya untuk kembali menantang gelar juara kelas berat ringan UFC kini semakin terbuka.
Sumber: MMA Fighting, UFC.

Social Header