![]() |
| Pengukuhan Kepala OJK, Sumut yang baru Triyoga Laksito menggantikan Khoirul Muttaqien di Kantor Gubernur, Jumat (31/7/2026). (Foto : diskominfo sumut) |
LPC-ONLINE.COM - Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution minta OJK tidak kaku soal pinjaman warga korban bencana.
Hal itu disampaikan Bobby saat Pengukuhan Kepala OJK, Sumut yang baru Triyoga Laksito menggantikan Khoirul Muttaqien di Kantor Gubernur, Jumat (31/7/2026).
"Kami berharap OJK bisa melihat persoalan di setiap daerah dengan cara berbeda. Misalnya kondisi bencana yang meninggalkan persoalan mendalam. Bagaimana kita bisa memberikan kemudahan (urusan pinjaman) kepada warga yang menjadi korban, karena hidup mereka masih berat," tegas Bobby Nasution.
Menurut Bobby, OJK sebagai lembaga independen harus jadi penyeimbang, bukan hanya mengatur dan mengawasi bank, asuransi, pasar modal, tapi juga peka terhadap kondisi riil masyarakat di 33 kabupaten/kota Sumut.
Stop Impor Halal dari China
Di sisi lain, Bobby juga menyoroti lemahnya industri halal dalam negeri. Padahal Indonesia mayoritas Muslim, tapi masih impor produk halal dari China dan Australia.
Ia minta OJK yang baru memperkuat ekosistem keuangan syariah agar produk halal Sumut bisa masif.
Menanggapi itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko berjanji kolaborasi akan terus diperkuat.
"Semoga kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi tetap kuat, sehingga segala masalah bisa kita selesaikan bersama," ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap dan para kepala daerah se-Sumut.

Social Header