Breaking News

Resmi Latih Timnas Belgia, Mark van Bommel Dinilai Jadi Sosok Ideal Bangkitkan Setan Merah

van bommel belgia
Teks foto: Mark Van Bommel resmi menjadi pelatih timnas Belgia hingga 2028.

BRUSSELS || Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) resmi menunjuk Mark van Bommel sebagai pelatih baru tim nasional Belgia. Mantan gelandang Timnas Belanda itu menggantikan Rudi Garcia dan menandatangani kontrak hingga putaran final Piala Eropa 2028. Van Bommel dijadwalkan mulai menjalankan tugasnya pada 15 Agustus 2026. 

Penunjukan pria berusia 49 tahun tersebut mengakhiri spekulasi yang berkembang sejak Belgia tersingkir di perempat final Piala Dunia 2026. Meski berstatus warga negara Belanda, Van Bommel dinilai sebagai sosok yang memahami kultur sepak bola Belgia berkat keberhasilannya membawa Royal Antwerp meraih gelar Liga Belgia, Piala Belgia, dan Piala Super Belgia pada musim 2022/2023. 

Dalam pernyataan resminya, Van Bommel mengaku bangga mendapat kepercayaan menangani salah satu tim terbaik di Eropa.

"Merupakan kehormatan besar bagi saya menjadi pelatih kepala Belgia. Saya ingin berterima kasih kepada federasi atas kepercayaan yang diberikan kepada saya," ujarnya.

Ia menegaskan target utamanya adalah membangun kembali kekuatan Belgia agar mampu bersaing dengan negara-negara terbaik dunia.

"Belgia memiliki pemain-pemain luar biasa dan potensi yang sangat besar. Bersama staf pelatih, kami ingin membangun tim yang disiplin, ambisius, dan cukup berani untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di dunia," ujar Van Bommel, melansir  Nieuwsblad.

Mantan kapten Timnas Belanda itu juga menegaskan tidak ingin memberikan janji berlebihan kepada publik Belgia.

"Kesuksesan tidak pernah bisa dijamin. Tetapi saya bisa menjanjikan kerja keras, kejujuran, dan komitmen penuh untuk membawa tim ini berkembang serta membuat masyarakat Belgia bangga," katanya, mengutip Talksport.


Rekam Jejak di Belgia Jadi Modal Besar

Van Bommel bukan sosok asing bagi sepak bola Belgia. Saat menangani Royal Antwerp, ia menciptakan sejarah dengan mempersembahkan gelar liga pertama klub itu dalam 66 tahun, sekaligus meraih trofi Piala Belgia dan Supercup. Prestasi tersebut membuat namanya mendapat respek tinggi dari publik maupun pelaku sepak bola Belgia.

Keberhasilannya itulah yang membuat banyak analis meyakini keputusan RBFA merupakan langkah tepat meski sebelumnya muncul keinginan agar Belgia dipimpin pelatih lokal.

Mantan penyerang Belgia, Patrick Goots, menilai Van Bommel merupakan kompromi terbaik bagi federasi.

"Karena begitu banyak orang menginginkan pelatih Belgia, menurut saya ini hampir menjadi solusi yang ideal," ujarnya mengutip FCUpdate

Sementara itu, mantan gelandang Belgia, Franky Van der Elst, menilai pengalaman Van Bommel di Liga Belgia menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi kandidat lain.

Menurutnya, Van Bommel memahami karakter pemain dan atmosfer kompetisi Belgia sehingga proses adaptasinya diperkirakan tidak akan memakan waktu lama. 


Courtois Sambut Positif

Penunjukan Van Bommel juga mendapat sambutan positif dari kiper utama Belgia, Thibaut Courtois. Penjaga gawang Real Madrid itu meyakini pengalaman Van Bommel sebagai pemain kelas dunia dan pelatih sukses akan membuatnya mudah mendapatkan kepercayaan dari ruang ganti.

"Pengalamannya sebagai pemain top dan pekerjaannya di Antwerp akan membuat para pemain menghormatinya," kata Courtois.

Courtois juga mengungkapkan dirinya akan berdiskusi langsung dengan Van Bommel mengenai masa depannya bersama tim nasional Belgia sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan karier internasionalnya. 

Kontrak hingga Euro 2028, Van Bommel kini memikul tugas besar mengembalikan Belgia ke jajaran elite sepak bola Eropa. Tantangan pertamanya adalah mempersiapkan Setan Merah menghadapi lanjutan UEFA Nations League dan memastikan Belgia lolos ke putaran final Piala Eropa 2028. Pengalaman sukses di level klub kini diharapkan mampu ia bawa ke panggung internasional bersama generasi baru Belgia.

Sumber: Talksport, Reuters

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM