Breaking News

Ada Kandungan Metana, PGN Duga Ledakan Grand Polonia Medan Dipicu Detonasi Gas


Kondisi rumah yang hancur saat ledakan (foto: ist) 

Medan – Perusahaan Gas Negara (PGN) menyampaikan dugaan terbaru terkait ledakan dahsyat yang terjadi di Kompleks Grand Polonia, Medan. PGN menduga kuat insiden tersebut berkaitan dengan detonasi gas.

Dugaan itu disampaikan GM Regional 1 PGN, Andi Sangga, setelah pihaknya melakukan investigasi bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor), Brimob, dan Polrestabes Medan pada Rabu (22/7/2026) malam.

Andi mengatakan, tim PGN menemukan adanya kandungan gas metana di sejumlah titik di dalam rumah yang terdampak ledakan.

“Seperti yang telah disampaikan, memang tim kami juga berada di lapangan dan menemukan tadinya ada kandungan gas metan di beberapa lokasi di dalam rumah,” ujar Andi.

Meski demikian, Andi belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai penyebab pasti ledakan tersebut. Ia menyebut proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, PGN akan tetap membantu proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.

“Mungkin selanjutnya kami tetap mendukung kegiatan-kegiatan lanjutan yang dilakukan oleh Polri,” katanya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Dr Jean Calvijn Simanjuntak menyebut ledakan tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran pipa gas yang ditanam di dalam tanah.

Namun, dugaan itu sempat mendapat klarifikasi dari pihak PGN. Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, sebelumnya menyatakan bahwa hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan indikasi kebocoran gas bumi atau metana.

Kini, setelah dilakukan investigasi lanjutan, PGN menyebut adanya temuan kandungan gas metana di beberapa bagian rumah. Penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.


Sumber: Mistar

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM