![]() |
| Garam Bali naik kelas menjadi produk spa. (Foto : ist) |
LPC-ONLINE.COM - Kalau dengar kata garam Bali, yang kebayang pasti garam dapur. Padahal di Badung, garam rakyat lagi glow up jadi produk spa dan kosmetik yang mewah.
Tim Komisi IV DPR RI baru saja mampir ke Gerai Marine Spa di Koperasi Unit Yasa Segara, Badung, Jumat (17/7/2026). Dan yang mereka temukan bukan cuma garam, tapi potensi self-care dari laut Bali.
"Daerah ini kan daerah wisata, sangat cocok dikembangkan sebagai daya tarik tambahan melalui spa yang memanfaatkan garam untuk produk kosmetik," kata Ketua Tim Kunker Komisi IV DPR RI Panggah Susanto.
Di Gerai Marine Spa yang direnovasi sejak 2019 ini, garam diolah jadi sesuatu yang beda:
- Bath Salt / Garam Spa untuk berendam setelah seharian di pantai.
- Sabun Rumput Laut yang lembut dan natural.
- Lulur Rumput Laut untuk eksfoliasi ala Bali.
Semua produk ini dibuat oleh kelompok binaan KKP, termasuk ibu-ibu pesisir dan kelompok perempuan di Nusa Penida.
Jadi setiap scrub dan sabun yang kamu pakai, ada cerita pemberdayaan di baliknya.
"Gerai Marine Spa ini bukan hanya untuk jasanya saja, tetapi juga menjadi tempat menampilkan produk-produk biofarmakologi hasil laut. Pemasarannya masih dalam skala kecil," jelas Resti Yully Astuti dari Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar.
Bayangin habis keliling Bali yang panas dan hectic, kamu balik ke hotel, berendam pakai garam spa asli Bali, lalu luluran rumput laut.
Natural, lokal, dan aromanya laut banget. Bukan cuma relaks, tapi juga bantu ekonomi petambak garam lokal.
Ini yang didorong DPR, hilirisasi garam. Dari yang tadinya cuma dijual kiloan murah, jadi produk bernilai tambah tinggi yang bisa bersaing di butik-butik spa bintang 5. (dicky)

Social Header