![]() |
| Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Foto : ist) |
LPC-ONLINE.COM - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim memerintahkan pengusiran semua warga Israel yang terdeteksi berada di Malaysia.
Pernyataan keras itu disampaikan Anwar kepada wartawan, merespons dugaan warga Israel menyusup masuk ke Johor menggunakan dokumen kewarganegaraan ganda.
"Kami sedang menyelidiki. Kami tidak mengizinkannya. Jika ada, tentu saja ada tindakan yang harus diambil. Apabila ada warga negara Israel, mereka akan segera diusir karena kami tidak mengakui negara mereka," tegas Anwar melansir dari bernama.com, Sabtu (18/7/2026).
Kasus ini mencuat setelah Pemerintah Negara Bagian Johor pada Selasa (14/7) mendesak Kementerian Dalam Negeri menyelidiki operasional "Network School" di Forest City. Sekolah tersebut diduga diikuti warga Israel yang masuk menggunakan paspor negara lain.
Menteri Johor, Onn Hafiz Ghazi menyebut praktik itu telah memicu kekhawatiran publik.
Anwar memastikan semua lembaga terkait sudah bergerak.
"Semua lembaga telah melakukan penyelidikan. Saya yakin Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir akan memberikan jawaban," katanya.
Langkah ini menegaskan kembali posisi Malaysia yang hingga kini tidak pernah mengakui Israel.

Social Header