Teks Foto: Kwon Chang-hoon resmi ke Persija. (Foto: Instagram/persija)
JAKARTA || Persija Jakarta kembali membuat gebrakan besar di bursa transfer Super League 2026/2027. Macan Kemayoran secara resmi mengumumkan kedatangan mantan pemain Tim Nasional Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, untuk memperkuat skuad racikan Shin Tae-yong menghadapi musim baru. Pemain berusia 32 tahun itu dikontrak selama dua musim dan diharapkan menjadi motor kreativitas lini serang Persija.
Kehadiran Kwon menambah daftar pemain berpengalaman yang direkrut Persija pada jendela transfer kali ini. Rekrutan tersebut sekaligus menunjukkan ambisi besar klub ibu kota untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara setelah terus membangun skuad yang lebih kompetitif.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa kualitas dan pengalaman internasional menjadi alasan utama klub merekrut Kwon Chang-hoon.
"Kwon adalah pemain dengan pengalaman yang sangat lengkap. Ia pernah bermain di kompetisi top Eropa, membela Tim Nasional Korea Selatan, dan tampil di level tertinggi sepak bola internasional. Kehadirannya diharapkan dapat menambah kreativitas, variasi serangan, serta membantu Persija mencapai target yang telah ditetapkan pada musim ini," ujar Prapanca dalam pernyataan resmi klub.
Prapanca juga optimistis proses adaptasi Kwon akan berlangsung lebih cepat karena akan kembali bekerja sama dengan Shin Tae-yong, sosok yang sudah sangat dikenalnya dari Timnas Korea Selatan.
"Kami percaya kualitas dan mentalitas Kwon akan memberikan pengaruh positif bagi Persija. Keberadaan Coach Shin diharapkan dapat membantu Kwon beradaptasi lebih cepat agar dapat segera menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama tim," tambahnya.
Kwon Chang-hoon bukan nama asing di sepak bola Asia. Pemain kelahiran Seoul, 30 Juni 1994, pernah menjadi salah satu andalan Korea Selatan dengan mengoleksi 43 penampilan internasional dan mencetak 12 gol bersama Taegeuk Warriors. Ia juga masuk dalam skuad Korea Selatan pada Piala Dunia 2022 di Qatar, sebuah pencapaian yang memperkuat reputasinya sebagai pemain berpengalaman di level internasional.
Karier profesional Kwon juga dipenuhi pengalaman di kompetisi elte Eropa. Setelah bersinar bersama Suwon Samsung Bluewings, ia hijrah ke Prancis membela Dijon di Ligue 1 sebelum melanjutkan petualangan ke Bundesliga Jerman bersama SC Freiburg. Seusai kembali ke Korea Selatan, Kwon memperkuat Gimcheon Sangmu, Jeonbuk Hyundai Motors, hingga Jeju SK sebelum akhirnya menerima tantangan baru di Indonesia bersama Persija.
Salah satu kelebihan terbesar Kwon adalah fleksibilitas bermain. Meski berposisi alami sebagai gelandang serang, pemain berkaki kiri tersebut juga mampu dimainkan sebagai sayap kanan maupun kiri. Kemampuan itu memberi Shin Tae-yong banyak opsi dalam merancang variasi serangan Persija sepanjang musim.
Selain piawai mengolah bola, Kwon dikenal memiliki visi permainan yang baik, akurasi umpan tinggi, serta tendangan kaki kiri yang berbahaya. Pada masa keemasannya bersama Suwon Samsung Bluewings, ia dua kali masuk K League 1 Best XI, sebuah bukti konsistensinya sebagai salah satu gelandang terbaik Korea Selatan.
Reuni dengan Shin Tae-yong menjadi cerita menarik dalam transfer ini. Keduanya pernah bekerja sama saat Shin menangani Timnas Korea Selatan. Kedekatan tersebut diyakini akan mempercepat proses adaptasi Kwon terhadap filosofi permainan yang diinginkan sang pelatih di Persija.
Bagi Persija, perekrutan Kwon Chang-hoon bukan sekadar menambah kualitas individu, tetapi juga menghadirkan sosok pemimpin bermental internasional di ruang ganti. Pengalamannya tampil di Ligue 1, Bundesliga, K League, hingga Piala Dunia diharapkan mampu mengangkat performa tim sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda Macan Kemayoran.

Social Header