![]() |
| Antrean di salah satu SPBU di Medan (foto: ist) |
Medan – Polda Sumatera Utara mengungkap hasil koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan instansi terkait mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah daerah di Sumut dalam beberapa hari terakhir.
Dalam rapat tersebut, kepolisian menerima penjelasan bahwa terdapat sejumlah faktor yang diduga memengaruhi distribusi BBM, mulai dari pemberhentian sopir angkutan BBM hingga adanya laporan dugaan penyusutan volume BBM saat pengiriman dari Fuel Terminal Medan menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan salah satu persoalan yang disampaikan dalam rapat adalah pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah awak transportir pengangkut BBM.
"Hasil daripada rapat koordinasi yang pertama itu ada pemutusan hubungan kerja dari Pertamina terutama untuk awak muatan transportir," ujar Dwi Tunggal Jaladri kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut berawal dari laporan sejumlah SPBU kepada Pertamina terkait keterlambatan pengiriman dan adanya dugaan penyusutan volume BBM yang diterima dibandingkan dengan jumlah yang dikirim dari depot.
"Di dalam pengukuran yang disampaikan, antara T1 dan T2 yang dikirim Pertamina sampai di SPBU terjadi penyusutan. Selain itu juga ada keterlambatan, yang seharusnya estimasi pengiriman dua jam menjadi sekitar dua setengah jam," katanya.
Meski demikian, Dwi menegaskan hingga kini Polda Sumut belum menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana dalam kasus penyusutan volume BBM tersebut.
"Kalau pemiliknya tidak melapor, kami tidak bisa memproses. Yang mengetahui secara pasti berapa jumlah yang dikirim dan berapa yang diterima adalah pihak SPBU dan Pertamina. Harus ada pengukuran yang jelas," ucapnya.
Ia menambahkan, kepolisian masih menunggu adanya laporan dari pihak yang merasa dirugikan apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran dalam distribusi BBM.
Sejak beberapa hari terakhir, kelangkaan BBM terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang masih beroperasi, sementara beberapa SPBU lainnya sempat tidak melayani penjualan karena keterbatasan pasokan. Akibatnya, kemacetan terjadi di sejumlah titik, terutama di Kota Medan
Sumber: Tribun Medan

Social Header