![]() |
| Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution saat berada di Nias, Jumat (17/7/2026). (Foto : Diskominfo Sumut) |
LPC-ONLINE.COM - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mengajak Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone mengunjungi dua situs ikonik: Bawomataluo yang berusia 300 tahun dan Tetegewo yang diperkirakan 5.000 tahun, Jumat (17/7/2026).
"Luar biasa, setelah saya melihatnya, ini sangat menarik dan saya rasa kita bisa memperkuat kerja sama pariwisata karena ini sangat menarik terutama bagi ilmuwan, apalagi kita ada kerja sama dengan universitas di Medan," kata Fabien Penone.
Kunjungan itu tak sekadar melihat batu. Di Bawomataluo, keduanya disambut tarian tradisional, prosesi adat, tarian perang, hingga atraksi lompat batu yang jadi ikon Nias.
Bobby sengaja memanfaatkan momen ini untuk promosi.
"Awalnya mau ketemu di Medan, tetapi kita sedang berkantor di Nias. Setelah kita perlihatkan keindahan Nias, adat budaya, situs Tetegewo dan Bawomataluo, beliau sangat tertarik dan datang ke sini," ujar Bobby didampingi Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu.
Bobby berharap kerja sama budaya Indonesia-Prancis yang sedang menguat bisa mendatangkan lebih banyak turis Prancis ke Nias.
"Kita tentu berharap kunjungan wisatawan asing khususnya asal Prancis semakin meningkat setelah kunjungan ini," harapnya.
Untuk sampai ke Tetegewo, Bobby dan Dubes Prancis harus berjalan kaki 200 meter menanjak dari titik parkir. Di puncak, mereka disuguhi ratusan artefak batu megalitik dengan ukiran kuno, yang diyakini mirip pondasi rumah adat Nias.
"Jadi karena ini peninggalan sejarah penting bagi masyarakat adat Nias, maka ini harus dijaga. Dan yang terpenting juga bagaimana kita bisa merevitalisasi situs ini dan yang lainnya juga, agar batu-batu yang ada ini tetap terjaga," ujar Bobby.
Menurutnya, revitalisasi bukan hanya fisik batu, tapi juga akses, penataan kawasan, dan promosi wisata.
"Kita ingin membangun Nias, dan untuk situs peninggalan sejarah ini bukan hanya tempatnya saja. Tetapi bagaimana keberadaan artefak-artefak ini bisa menjadi masukan untuk masyarakat dari sisi wisatanya. Ini tugas kita bersama, dan kami Pemprov Sumut akan melakukan revitalisasi," tegasnya.
Warga pun antusias. Hulu, warga Nisel mengaku bangga Gubernur sudah beberapa kali datang ke Nias.
"Kalau bisa tempat ini dibangun lebih bagus lagi, kami tentu sangat berterimakasih. Ini menambah harapan kami supaya peninggalan sejarah ini bisa dikunjungi banyak wisatawan," katanya.

Social Header