Breaking News

Viral Guru PNS di Tanjungbalai Diduga Serahkan Murid SD kepada Suami untuk Dicabuli, Warga Geruduk Rumah

 

Ilustrasi 

Tanjungbalai – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah video pengamanan terduga pelaku beredar luas di media sosial.

Dalam video yang viral, warga terlihat mendatangi sebuah rumah di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. Warga disebut geram karena adanya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswa SD laki-laki.

Kasus tersebut diduga melibatkan seorang pria yang disebut sebagai suami dari seorang guru berstatus aparatur sipil negara (ASN). Sang guru perempuan juga turut diamankan oleh polisi setelah diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban merupakan seorang anak yatim piatu berinisial A. Dugaan tindakan kekerasan seksual terhadap korban disebut terjadi sekitar Mei 2026 di rumah terduga pelaku yang berada di wilayah Kelurahan Perjuangan.

Dalam video yang beredar, warga tampak berusaha mendesak pasangan suami istri tersebut keluar dari rumah. Situasi kemudian diamankan aparat kepolisian. Kedua terduga pelaku selanjutnya dibawa menggunakan kendaraan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Oknum guru yang disebut berinisial D juga terlihat diamankan petugas. Polisi tampak mengawal ketat perempuan tersebut saat dibawa menuju kantor kepolisian.

Kasus ini mulai terungkap setelah korban disebut tidak masuk sekolah selama sekitar dua pekan. Ketidakhadiran korban menjadi perhatian karena saat itu sekolah sedang melaksanakan ujian.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kecurigaan hingga dugaan kekerasan seksual terhadap korban terungkap. Warga yang mengetahui informasi tersebut kemudian mendatangi lokasi dan meminta aparat mengusut kasus itu secara tuntas.

Koordinator aksi, Kacak, menyampaikan sejumlah warga telah mendatangi Polres Tanjungbalai untuk mengawal penanganan perkara tersebut.

Hingga berita ini ditulis, proses hukum terhadap para terduga pelaku masih berjalan. Polisi diharapkan mengungkap secara terang peran masing-masing pihak serta memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan.

Kasus ini juga menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang anak yang masih di bawah umur. Proses penyidikan diharapkan dilakukan secara profesional dengan tetap menjaga identitas serta hak-hak korban.


Sumber: TV One

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM