Breaking News

Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, 13 Orang Tewas dari Rombongan Pengantar Pengantin

Kondisi mobil usai kecelakaan maut (foto: ist) 

Indramayu – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap dan dua truk di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bertambah menjadi 13 orang. Sementara itu, lima korban lainnya masih menjalani perawatan medis akibat mengalami luka-luka.

Insiden nahas tersebut terjadi di kawasan Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Minggu (12/7/2026). Seluruh korban diketahui merupakan rombongan pengantar pengantin yang menumpangi mobil pikap.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, mengatakan total ada 18 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

"Total korban sebanyak 18 orang. Tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, kemudian 10 korban lainnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan di rumah sakit. Sementara lima orang lainnya masih menjalani perawatan karena mengalami luka berat maupun luka ringan," ujar Undang.

Menurutnya, para korban sempat dievakuasi ke sejumlah rumah sakit setelah kecelakaan terjadi. Namun, kondisi beberapa korban yang mengalami luka serius terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Korban yang meninggal terdiri dari orang dewasa, anak-anak hingga balita. Mereka berada di dalam kabin maupun bak belakang mobil pikap saat kecelakaan terjadi.

Usai proses identifikasi, jenazah para korban dipulangkan ke rumah duka di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Sebagian besar korban diketahui berasal dari Blok Cemeti.

Ketua RT 13 Blok Cemeti, Rawid, membenarkan bahwa rombongan yang mengalami kecelakaan merupakan warganya.

"Itu semua warga saya. Informasinya mereka baru selesai mengantar pengantin di Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur," kata Rawid.

Sementara itu, lima korban yang selamat masih mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Indramayu. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang merenggut belasan nyawa tersebut.


Sumber: Kompas

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM