Breaking News

20 Tahun Berkuasa Berakhir, Hamas Serahkan Gaza ke Pemerintahan Teknokrat

Ilustrasi suasana di Gaza, Palestina yang kini tidak lagi dipimpin Hamas. (Foto : ist)

LPC-ONLINE COM – Hamas resmi mengakhiri pemerintahan sipilnya di Jalur Gaza, Palestina setelah hampir dua dekade. Mulai sekarang, urusan air, listrik, sekolah, dan rumah sakit akan dipegang Komite Nasional untuk Administrasi Gaza atau NCAG.

Pengumuman disampaikan Direktur Jenderal Kantor Media Pemerintah Gaza, Ismail Al-Thawabta.

“Semua karyawan layanan publik adalah pegawai negeri dan siap bekerja di bawah NCAG,” katanya dari RS Al-Aqsa, Deir el-Balah, melansir dari al-jazeera com, Kamis (9/7/2026).

Langkah ini disebut Hamas sebagai bagian dari implementasi kesepakatan gencatan senjata. Juru bicara Hamas Hazem Qassem menyebutnya "langkah maju yang positif" menuju pemerintahan baru.

Diketahui, NCAG adalah badan transisi yang diisi teknokrat Palestina. Lembaga ini dibentuk Januari 2026 berdasarkan Resolusi DK PBB Nomor 2803, sebagai bagian dari rencana perdamaian 20 poin yang didukung AS dan PBB.

Dipimpin Pelaksana Tugas Komisioner Ali Abdel Hamid Shaath, tugas utama NCAG memulihkan layanan dasar warga: kesehatan, pendidikan, air, hingga administrasi harian. 

NCAG juga akan membentuk satu kesatuan kepolisian untuk menjaga keamanan internal. Lembaga ini melapor ke Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump dan DK PBB, sebelum nantinya diserahkan ke Otoritas Palestina pada 2027.

Namun ada kendala. Hingga kini anggota NCAG belum diizinkan Israel masuk ke Gaza. Untuk sementara, operasional dijalankan dari Kairo, Mesir.

“Kami menyerukan agar NCAG segera dapat memasuki Gaza dan menjalankan tanggung jawabnya demi pemulihan rakyat Palestina,” tegas al-Thawabta. (Dicky)

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM