Breaking News

Lindsey Graham Meninggal, Senator Kontroversial di Balik Seruan "Ratakan Gaza"

lindsey graham
Teks foto: Senator Partai Republik Amerika Serikat, Lindsey Graham. (Foto: channelnesasia.com)

SOUTH CAROLINA || Senator Partai Republik Amerika Serikat, Lindsey Graham, meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) waktu setempat dalam usia 71 tahun setelah mengalami sakit singkat. Kabar duka tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi kantornya dan memicu ucapan belasungkawa dari berbagai negara, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Graham dikenal sebagai salah satu tokoh Partai Republik yang paling vokal mendukung Israel. Selama perang Gaza, ia berulang kali menyerukan dukungan penuh kepada pemerintah Israel dan mengeluarkan sejumlah pernyataan yang memicu kontroversi, termasuk menyebut Gaza harus "flattened" (diratakan), komentar yang mendapat kecaman luas dari kelompok kemanusiaan, pro-Palestina, organisasi hak asasi manusia, dan sejumlah pihak internasional. 


Dalam pernyataan resminya, Benjamin Netanyahu menyebut Graham sebagai salah satu sahabat terbesar Israel di Amerika Serikat. Netanyahu juga mengatakan bahwa selama bertahun-tahun Graham selalu berdiri bersama Israel dalam berbagai situasi sulit.

Lindsey Graham menjabat sebagai senator dari South Carolina sejak 2003. Ia dikenal luas sebagai tokoh Republik yang mendukung kebijakan luar negeri yang keras, termasuk dukungan militer terhadap Israel dan Ukraina. Pada konflik Gaza, sejumlah pernyataannya, termasuk seruan agar Gaza "diratakan", menjadi kontroversi dan memicu kemarahan dan kecaman luas dari kelompok pro-Palestina serta organisasi HAM karena dianggap mengabaikan dampak kemanusiaan terhadap warga sipil. (

Sumber: Reuters, The Guardian.

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM