Breaking News

Norwegia Dorong FIFA Beri Sanksi Israel, Lise Klaveness Pimpin Kampanye Besar di Eropa

lise klaveness
Teks foto: Presiden NFF, Lise Klaveness.(Foto: ABC Nyheter)

NORWEGIA || Gelombang tekanan terhadap FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Israel kembali menguat. Kali ini, Norwegia tampil sebagai motor utama upaya tersebut melalui Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) yang dipimpin Lise Klaveness, sang presiden.

Laporan Politico  pada akhir pekan menyebut NFF memanfaatkan pengaruhnya di lingkaran                    dari keanggotaan FIFA. Langkah itu dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang agar isu tersebut tidak lagi berada di pinggiran, melainkan menjadi agenda utama dalam diskusi organisasi-organisasi sepak bola internasional.

Klaveness, yang juga merupakan anggota Komite Eksekutif UEFA, disebut menjadi figur sentral di balik kampanye tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, ia dikenal sebagai salah satu pemimpin federasi nasional yang paling vokal mengkritik tata kelola FIFA, termasuk sikap organisasi itu terhadap berbagai persoalan hak asasi manusia.

Menurut laporan Politico, Norwegia berupaya membangun dukungan dari federasi-federasi lain di Eropa agar FIFA mengambil tindakan yang dinilai konsisten dengan keputusan sebelumnya terhadap Rusia setelah invasi ke Ukraina.

Di dalam negeri, tekanan terhadap NFF juga terus meningkat. Dalam Kongres Federasi Sepak Bola Norwegia awal tahun ini, sejumlah anggota mengajukan usulan agar federasi secara aktif memperjuangkan sanksi terhadap Israel di kompetisi internasional.

Menanggapi usulan tersebut, Klaveness menegaskan bahwa federasi menyambut baik semakin luasnya pembahasan mengenai isu tersebut.

"Kami senang perdebatan ini muncul," kata Lise Klaveness saat Kongres NFF.

Ia juga menyoroti lambatnya proses yang berlangsung di FIFA.

"Kasus ini sudah lama berada di badan independen FIFA tanpa adanya kesimpulan. Dari sudut pandang kami, proses itu tampaknya sengaja diperlambat agar tidak sampai pada kesimpulan yang tak terelakkan mengenai sanksi terhadap Israel," ujar Klaveness. 

Selain mendorong isu Israel, Klaveness juga terus mengkritik tata kelola FIFA secara lebih luas. Belum lama ini, NFF secara resmi mendukung pengaduan etik terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino terkait dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik setelah pemberian FIFA Peace Prize. 

Dalam wawancara dengan UEFA beberapa waktu lalu, Klaveness menegaskan bahwa setiap keputusan di sepak bola internasional harus berlandaskan prinsip pembangunan dan integritas olahraga.

"Pengembangan sepak bola harus menjadi pusat dari setiap keputusan," ujar Klaveness. 

Hingga saat ini FIFA belum mengumumkan keputusan mengenai kemungkinan pemberian sanksi terhadap Israel. Organisasi tersebut masih menjalankan proses peninjauan melalui mekanisme internalnya, sementara tekanan dari sejumlah federasi nasional, organisasi hak asasi manusia, serta berbagai kelompok masyarakat terus meningkat. Apa lagi, penanganannya dinilai terlalu lama untuk menghasilkan sebuah keputusan.

Isu ini diperkirakan akan menjadi salah satu pembahasan penting dalam agenda sepak bola internasional beberapa bulan ke depan. Jika semakin banyak federasi bergabung dengan inisiatif Norwegia, tekanan terhadap FIFA untuk mengambil keputusan akan semakin besar, meski hingga kini belum ada kepastian mengenai bentuk maupun waktu keluarnya keputusan resmi

Sumber: Reuters, AP News, Norges Fotballforbund, UEFA.com



© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM