![]() |
| Tangkapan layar wahana bianglala di Desa Laut Dendang (foto: ist) |
Deli Serdang – Puluhan pengunjung pasar malam di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sempat panik setelah wahana bianglala yang mereka naiki mendadak berhenti beroperasi akibat mengalami gangguan pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan petugas pemadam kebakaran mengevakuasi para penumpang menggunakan tangga tinggi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 30 orang berada di dalam wahana saat insiden terjadi.
Pengelola wahana segera meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengevakuasi satu per satu penumpang yang masih berada di ketinggian. Seluruh proses penyelamatan berlangsung dengan pengamanan dari petugas hingga seluruh pengunjung berhasil diturunkan.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, memastikan kabar yang beredar di media sosial mengenai adanya korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut tidak benar.
"Kami bersama Satreskrim Polrestabes Medan langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima informasi yang beredar. Hasil penyelidikan menunjukkan tidak ada korban meninggal dunia sebagaimana yang disebutkan dalam unggahan di media sosial," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi memperoleh keterangan dari pengelola bahwa wahana mengalami gangguan setelah kapasitas penumpang melebihi batas sehingga bianglala berhenti beroperasi.
"Menurut keterangan pengelola, wahana mengalami trouble karena kelebihan muatan. Kondisi itu membuat pengunjung panik sehingga mereka meminta bantuan pemadam kebakaran yang memiliki tangga untuk proses evakuasi," katanya.
Selama proses penyelamatan berlangsung, petugas wahana juga berupaya menahan agar bianglala tidak kembali berputar demi menjaga keselamatan para penumpang.
Namun, salah seorang karyawan pasar malam yang membantu menahan wahana dilaporkan mengalami luka di beberapa bagian tubuh akibat upaya tersebut.
Sumber: Tribun Medan

Social Header