Breaking News

Stop Kebocoran PAD Pemko Medan, Fraksi PAN-Perindo : Pajak dan Parkir Medan Harus Online

Edi Saputra membacakan pandangan Fraksi PAN-Perindo di rapat paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (7/7/2026). (Foto : lpc-online com/Dicky)

LPC-ONLINE.COM – Pendapatan Asli Daerah Kota Medan dinilai masih banyak yang bocor. Penyebab utamanya, sistem pemungutan pajak dan retribusi parkir belum serba digital.

Hal itu disampaikan Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan saat rapat paripurna penetapan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025, Selasa (7/7/2026).

Meski memberi catatan, fraksi tetap menyetujui Ranperda tersebut menjadi Perda.

“Realisasi pendapatan yang belum capai target berarti evaluasi harus jalan. Padahal potensi PAD Kota Medan masih sangat besar,” ujar Juru Bicara Fraksi PAN-Perindo, Edi Saputra.

Fraksi mendesak Pemko Medan segera menerapkan sistem pemungutan pajak secara online. Tujuannya menekan kebocoran dan meminimalkan kehilangan pendapatan daerah.

Sorotan lain ada di retribusi parkir tepi jalan yang rendah. Dinas Perhubungan diminta menerapkan parkir meter digital, membenahi tata kelola, dan menindak parkir liar.

“Kalau semua serba digital, tidak ada lagi uang rakyat yang hilang di jalan,” tegas Edi.

Selain itu, fraksi meminta Pemko memetakan ulang potensi PAD, mengoptimalkan aset daerah, serta memperkuat pengawasan pajak dan retribusi.

Soal belanja, fraksi menyoroti tingginya SiLPA atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran. Ini dinilai sebagai tanda perencanaan dan penyerapan anggaran belum optimal.

Fraksi juga mendorong percepatan pembebasan lahan RTH, penyelesaian Islamic Center, pemenuhan dokter spesialis di RSUD Bachtiar Djafar, evaluasi tarif bus listrik, dan penyaluran bantuan nelayan tepat sasaran. (Dicky)

© Copyright 2024 - LPC-ONLINE.COM